Saat Puasa Lakukanlah Hal Ini Agar Terhindar Dari Panas Dalam

Bagi sebagian orang berpuasa juga merupakan tantangan bagi mereka yang hidup. Melawan rasa haus dan lapar sering terganggu oleh kehadiran panas yang dalam.

Menurut Aswin Pramono, dokter spesialis penyakit dalam dari RS Carolus Jakarta, tak dipungkiri kalau puasa membuat metabolisme tubuh berubah. Perubahan ini disebabkan oleh beberapa jam interval ketika tubuh tidak mendapatkan asupan apa pun.

Baca juga : bali driver, lembongan island tour dan ubud tour

“(Panas dalam) bisa terkait dengan masalah kekurangan cairan. Ini sering terjadi kalau tidak persiapan cairan yang cukup ketika sahur dan berbuka,” jelas Aswin saat konferensi pers di Kedasi coworking Space, Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (24/5) .

Kebutuhan harian cairan setidaknya dua liter setinggi satu. Jika tidak tercapai, lanjutnya, tubuh mengalami dehidrasi dan fungsi organ terganggu.

Panas dalam berpuasa biasanya disebabkan oleh dehidrasi. Tubuh tidak mendapat cukup cairan sehingga terasa demam ringan, air liur kering, elastisitas kulit terganggu dan bibir patah.

“Jika dibiarkan, (orang) terkena flu atau penyakit lain,” katanya.

Karena itu, orang perlu memenuhi kebutuhan cairan selama Ramadhan. Sama seperti hari biasa, minum air putih minimal delapan gelas per hari masih perlu dipenuhi.

Hanya saja kebutuhan delapan gelas per hari selama ini cepat bisa disesuaikan di pagi hari dan pecah.

Pembagiannya pun dapat dilakukan sebagai berikut, bangun sahur (1 gelas), setelah santap sahur (2 gelas), waktu berbuka (1 gelas), setelah shalat maghrib (1 gelas), setelah makan besar (1 gelas), setelah tarawih (1 gelas ) dan sebelum tidur (1 gelas).

Selain itu, Aswin menjelaskan bahwa cairan bekerja pada semua organ dan sel. Jika cairan cukup, maka masalah panas internal harus dihilangkan. Puasa dapat membuat orang lebih sehat jika disiplin.

Namun, disarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut jika tetap panas dalam kasus persyaratan cair. Panas dalam, kata Aswin, memiliki arti luas. Selain dehidrasi, itu juga bisa timbul dari flu, infeksi saluran pernafasan atas atau penyakit lainnya.

Read more